DENPASAR – Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Ibad Ar Rahman berhasil menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional setelah meraih Medali Silver pada ajang International Science & Invention Fair (ISIF) tahun 2025 yang diselenggarakan di Bali pada 12 hingga 15 November 2025. Prestasi ini diraih berkat inovasi pengolahan air sumur mereka yang diberi nama NEORAMA.

Tim MAS Ibad Ar Rahman, yang beranggotakan enam siswa yaitu Muhammad Andhiska, Muhammad Falih Azzahir, Fakhri Evan Ramdhan, M Bima Aulia R, Radhiya Abdillah Hafidz, dan M Dzaky Almiar Zaidan, bersaing dengan lebih dari 956 tim dari 27 negara yang tersebar di seluruh dunia, termasuk Iran, Turki, Malaysia, Korea Selatan, hingga Amerika dan Kanada.
Inovasi yang mereka ajukan, NEORAMA, merupakan sebuah sistem pengelolaan air sumur yang menggabungkan sistem aerasi dan sistem magnetik secara efektif untuk menurunkan kadar zat besi (Fe) yang tinggi dalam air sumur. Kadar zat besi yang tinggi merupakan masalah umum yang sering menyebabkan air menjadi keruh dan berbau.

Inovasi yang mereka ajukan, NEORAMA, merupakan sebuah sistem pengelolaan air sumur yang menggabungkan sistem aerasi dan sistem magnetik secara efektif untuk menurunkan kadar zat besi (Fe) yang tinggi dalam air sumur. Kadar zat besi yang tinggi merupakan masalah umum yang sering menyebabkan air menjadi keruh dan berbau.
Muhammad Andhiska, salah satu perwakilan tim, mengungkapkan rasa bangganya sekaligus menceritakan tantangan besar yang dihadapi tim selama persiapan yang berlangsung selama dua bulan.
“Kami sangat bangga bisa membawa pulang medali silver. Tantangan terbesar kami adalah waktu untuk mempersiapkan proyek ini,” kata Andhiska.
Ia menjelaskan bahwa tim harus berjuang membagi waktu antara kewajiban akademik dan penelitian.



